TRIBUNNNEWS.COM-Dua politisi pusat asal Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini belum berdebat di depan umum. Sebelumnya, Khofifah dan Risma kembali membahas situasi di zona Covid-19 di Surabaya.

Sebelumnya, Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya, mengaku daerah yang dipimpinnya kini menjadi kawasan hijau, yang sebelumnya dikenal dengan kawasan merah atau bahkan kawasan hitam. Politisi PDI Perjuangan menilai penyebaran Covid-19 di Surabaya saat ini sangat rendah. -Menurut Khofifah, yang berhak menentukan status daerah suatu daerah bukanlah pemerintah daerah, melainkan pemerintah pusat.

Pemerintah Kota Surabaya tidak berhak menentukan pergantian distrik Covid-19.

Baca: Banyak orang yang mulai pulih dan angka penularannya sangat rendah Risma kini menyebut Surabaya sebagai Zona Hijau Covid-19-oleh karena itu, pernyataan yang disampaikan Risma atau jajarannya tidak berwibawa. Distrik 19, bahkan di wilayahnya sendiri.

“Bukan pemerintah kota, kabupaten atau provinsi yang menentukan status kabupaten, tapi pokja mingguan pusat,” kata Kofifa kepada Gedung Nasional Grahadi Surabaya, Selasa malam (4/8/2020). ). — Area distribusi didistribusikan dua kali seminggu melalui United Against Covid-19 Information System atau (BLC).

Halaman berikutnya

—>