Laporan Sriski Bintang, wartawan Sierra Bibang, Tim Pengeboman Brimob (Jibom) Polda Aceh mengevakuasi bom jenis rudal yang ditemukan warga di kawasan Aceh. Pada Selasa (16/6/2020), Gunong Malem, Desa Sawang, Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Provinsi Aceh Jaya-evakuasi berlangsung pukul 15.00 WIB. WIB dilakukan oleh karyawan Jibom dengan mengenakan pakaian khusus.

Baca: Pesawat Panik Kubang Jaya Riau Jatuh, dan Bunyi Ledakan Dianggap Sebagai Trafo Bahan Peledak

Bacaan: Jangan Naik Pesawat, Termasuk Lelucon Bom– – Serambinews.com memperoleh data dari Danki Brimob Calang Aceh Jaya dari AKP Usman. Bom antimisil ini memiliki berat 40 kilogram dan radius ledakan 500 meter. –Dia menjelaskan: “Kalau bom meledak bisa menghancurkan satu. Pada radius 500 meter, kalau tidak bisa melihatnya beratnya bisa mencapai 40 kilogram. ”Baca: Dua ibu rumah tangga di Aceh Timur, orang tua yang memperebutkan bayinya melemparkannya ke Pant Bidari ( Pante Bidari) -Baca: Seorang Pengusaha Aceh Ditangkap Polisi Karena Membeli Produk Bansos Baitul Mal -Menurutnya, bom ini dianggap sebagai warisan perang Indonesia melawan Jepang sendiri yang masih aktif. , Karena bom adalah produk pabrikan. Ia mengatakan: “Ini adalah bom rakitan, bukan bom rakitan, jadi jika bom pabrik masih aktif.” Artikel itu dimuat di serambinews.com dengan tajuk utama bahwa rudal yang ditemukan di Aceh Jaya masih aktif dan memiliki panjang maksimal 500 meter. Kekuatan radius yang merusak