TRIBUNNEWS.COM-Seorang guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali diduga secara tidak sengaja mengirimkan video tidak etis ke grup WhatsApp tutor siswa.

Tiba-tiba, hal ini mengejutkan para orang tua murid. Virus tersebut kemudian menyebar, yang menyebabkan sang guru mendapat sanksi penyuluhan dari Dinas Pendidikan dan Olahraga Pemuda (Disdikpora) Bangli di Bali. Humas Polsek Bangli AKP Sulhadi mengatakan, Senin (12 Desember 2020): “Saya sengaja menyalahgunakan motif saya. Saya sudah minta maaf kepada orang tua saya.” Di kelas (Disdikpora), saya dari Sukarda. Guru Yu menerima video tidak etis dari grup WhatsApp lain.

Pada saat yang sama, guru sedang membuat video bahan gambar. – Setelah video menggambar selesai, ia berencana mengirimkannya ke siswa di WhatsApp.

Baca selengkapnya >>>>>>>>