TRIBUNNEWS.COM-Ganjar Pranowo, Gubernur Provinsi Jawa Tengah, meminta 9 daerah / kota di wilayahnya untuk mengendalikan penyebaran Virus Corona (Covid-19) dengan memperkuat kesepakatan kesehatan.

9 kabupaten / kota diantaranya Kabupaten, Rembang, Boyolali, Sragen, Wonosobo, Pemalang, Kudus dan Tegal di Patty Semarang.

Guna memperkuat kesepakatan sanitasi, Ganjar dan PNS masing-masing kabupaten / kota Biro (Satpol PP) dan Bupati / Walikoya melakukan koordinasi. –Selain itu, daerah / kota lain di Jawa Tengah juga didesak untuk terus melaksanakan kesepakatan sanitasi yang direkomendasikan pemerintah dan mencegah pelanggar untuk menjatuhkan sanksi.

Namun, Gangar berharap dapat memperkuat implementasi perjanjian sanitasi — ini berarti bahwa ketika menerapkan serangkaian perjanjian sanitasi yang ditingkatkan, lembaga penegak hukum juga akan memberikan solusi sekutu kepada penjahat.

Baca: “Memperkuat Kesepakatan Sanitasi”, Petugas Kota Melayu Tashik menangkap orang yang tidak memakai masker-misalnya, ketika mengetahui ada orang yang tidak memakai masker, polisi harus menyediakannya.

“Kami mengajak seluruh Jawa Tengah untuk bertemu dan kemudian meminta mereka untuk menegakkan hukum secara tegas. Ini (perjanjian kesehatan),” jelas Ganjar dalam video yang diunggah ke kanal YouTube Metrotvnews, Selasa (15/9/2020) lalu.

“Tapi paralel. Mereka harus memakai topeng sambil melanjutkan misi penegakan hukum (Satpol PP),” lanjutnya. Selain itu, rencana tersebut juga mewajibkan aparat penegak hukum untuk dilengkapi dengan alat pelindung diri agar tidak tertular penyakit ini saat bertugas.