TRIBUNNEWS.COM-Sabtu (30/5/2020), sebuah kecelakaan sepeda motor dan Honda Mobilio terjadi di jalan kecamatan di Desa Sabolyan, Kecamatan Malun, Probolinggo.

Akibatnya, dua orang yang mengendarai sepeda motor meninggal.

Korban adalah pasangan suami istri (Pasutri) bermarga Z dan S di Kecamatan Gading, Jalan Proding, Jawa Timur.

Baca: Fakta istri mengundang dua hal untuk berhubungan seks di rumah: Setiap suami pergi

Kita tahu bahwa suami dan istri ingin tetap berhubungan dengan orang yang mereka cintai dalam suasana Idul Fitri.

Tetapi niat itu tidak disadari, karena sepeda motor yang mereka kendarai ditabrak oleh mobil yang dikendarai oleh autofocus. — Kronologis kecelakaan

Kepala Markas Besar Kepolisian Daerah Probolinggo AKP Purwanto Sigit Raharjo mengatakan, kejadian itu bermula dengan sepeda motor yang dikendarai oleh Z dan pergi dari selatan bersama istrinya.

Membaca: Suaminya melaporkan bahwa istri yang menangkap warga ingin menipu tiga orang

Di tempat kejadian, sepeda motor akan melampaui sepeda motor di depannya. — Namun, Z tidak sengaja mendorong sepeda motor, dan keduanya jatuh ke sisi kanan jalan.

Tiba-tiba, ke arah yang berlawanan, sebuah mobil Honda Mobilio yang digerakkan oleh AF mogok. Dilaporkan oleh Kompas.com pada hari Sabtu.

Sigit mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki masalah ini.

Pada saat yang sama, keluarga korban Jalil mengatakan bahwa Z dan S ingin mengunjungi kerabat dalam suasana Idul Fitri. Jalil mengatakan: “Namun, kecelakaan dan kematian ini sebelum mencapai tujuan.” (Probolinggo, kontributor Kompas.com, Ahmad Faisol) -Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com dengan judul “Drive Jadwal untuk dibunuh oleh suami dan istri ketika jelek “