TRIBUNNEWS.COM, KEBUMEN-MJ, 47 tahun, warga Desa Ambalkebrek, Kecamatan Ambal Kebumen, Jawa Tengah harus berurusan dengan polisi karena ingin mencuri seekor kambing. Ngadipan merupakan warga Desa Indrosari, Kecamatan Kebumen Buluspesantren di Bank Dunia (WIB) pada Sabtu (23/1/2021) sekitar pukul 03.00 WIB. Tersangka terbang dengan salah satu temannya, dan temannya sekarang ada dalam “daftar orang yang dicari.” Dia menjelaskan pada Jumat (29/1/2021). Tersangka, satu dari tiga ekor kambing yang dicurinya telah dijual di pasar hewan di Banyumas dengan harga Rp 800.000. –Kedua tersangka rupanya terjerat dalam kandang korban dalam waktu yang lama. Demi keamanan, tersangka masuk ke kandang yang jauh dari rumah korban. Ngka membakar ikat pinggang pintu dengan korek api.

“Setelah dipotong, kambing itu diusir dari kandang dari persawahan sehingga warga tidak bisa melihatnya,” terangnya. — Tersangka ternyata mengaku telah kecanduan judi sejak masih remaja. Dia selalu memasang taruhan lotere atau mendapatkan taruhan online yang kaya dan mengembalikan dana yang sebelumnya digunakan untuk bertaruh. -Seorang petani dalam keseharian tersangka, dia mengaku di setiap pasang tiket lotere, dia bisa mulai mengeluarkan uang mulai dari Rp. 20.000 sampai Rp. Rp. 60.000.

“Hanya menjual satu kambing. Kami akan membagi uangnya dari kambing yang pertama. Saat ini uang tersebut digunakan untuk membeli nomor togel (judi online),” ucapnya. Penjelasan.

Tersangka kriminal ditangkap oleh tim investigasi kriminal. Buluspesantren bertempur di rumahnya sekitar pukul 01.00 WIB Minggu depan (24/1). -Sekarang, karena perilakunya, tersangka didakwa melakukan pencurian yang diperburuk berdasarkan Pasal 363 KUHP, dan ancaman dapat dihukum hingga 5 tahun penjara. -Artikel ini pernah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kecanduan Togel, Warga Ambalkebrek Kebumen Mencoba Curi Kambing