TRIBUNNEWS.COM-Dua pria asal Jember, Jawa Timur, menghadapi polisi atas dugaan pelecehan anak.

Seperti yang kita ketahui bersama, mereka berdua tinggal di desa dengan huruf pertama dari nama mereka AD (26) dan SR (70).

Bila korbannya adalah gadis berusia 14 tahun, sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya).

Sayangnya, SR memiliki hubungan keluarga dengan korban. SR adalah kakek Bunga.

Baca juga: Seorang gadis 10 tahun meninggal karena dugaan pelecehan di Bima, dan polisi mengungkapkan kondisinya -Bunga berasal dari Jalan Patrang Jember, dan pelaku jalanan telah menjadi korban. Dalam dua tahun terakhir. –Setelah dilakukan penyelidikan polisi, korban dipaksa untuk pertama kali menjalani hukuman pada seorang pemuda di desa tersebut pada tahun 2018 (26 M). Polisi menangkap kedua tersangka setelah menerima laporan dari orang tua polisi. Korban, Iptu Solekhan Arief, Kepala Bidang Orientasi dan Bisnis Polda Jember, mengatakan pihaknya mendapat laporan dari orang tua korban. Setelah mengumpulkan barang bukti, kami mengidentifikasi dua tersangka, ‚ÄĚkata Arif, Kamis (25/2/2021).