TRIBUNNEWS.COM, SUMSEL-Prostitusi dengan kedok kafe di Banyuasin telah ditemukan.

Pol PP Banyuasin turun di sebuah kafe di tepi Desa Lubuk Lancang, Jalan Lintas Timur (Jalintim), Suak Tapeh. Jangan meminta maaf kepada mereka yang terlibat dalam pelacuran, apalagi menerima tiga peringatan untuk tidak melakukan perilaku yang tidak etis. Cassatt mengatakan dia segera mengamankan pemilik toko dan wanita yang nyaman.

Dalam serangan ini, seorang wanita tanpa pakaian melayani tamunya.

“Ya, ya, kesempatan itu dicari,” kata S (35), seorang wanita yang diculik oleh Pol PP.

Baca: Semua pelancong luar negeri yang datang ke China harus dipisahkan selama 14 hari

Baca: Dact Ver Deta Ver Beta, sebuah kafe di Jepang yang mempekerjakan penyandang cacat sebagai pelayan

S mengakui bahwa karena kebutuhan ekonomi Meminta, dia memutuskan untuk melakukannya.

S menjelaskan bahwa pada hari Rabu (2020/11/3), dia telah bekerja di sebuah kafe selama tiga tahun.

Ini adalah pertama kalinya saya melakukan lebih banyak pijatan.

“Maaf, sampai sekarang, aku hanya seorang terapis pijat, aku tidak melakukan apa-apa, maafkan aku.”