Laporan oleh Andri M Dani, seorang reporter dari Tribun Jawa Barat – TRIBUNNEWS.COM oleh Ciamis-410 rumah di desa Kertaraharja, Kabupaten Panumbangan, Ciatan dibanjiri oleh Sungai Citantuy karena runtuhnya lereng Cikopeng di Blok Pesantren RW 08 , Dusun Cikopeng, Desa Panumbangan di Ciamis, dibanjiri oleh banjir Sungai Citantuy karena runtuhnya lereng Cikopeng di lingkungan Pesantren. RW08, Dusun Cikopeng, Desa Certaraharja, Ciaamis, Jawa Barat, Jumat (19/6/2020).

Tanggul diperbaiki dua bulan lalu pecah 10 meter karena hujan deras, yang menyebabkan Ciamis mengalir dari Kamis (6/6/2020) siang ke malam. -Senara penduduk mencari perlindungan di masjid, madrasah dan daerah sekitarnya.

Air di halaman, rumah atau jalan desa bisa mencapai 70 cm.

Baca: Masalah yang diperkirakan oleh SARA tidak akan terjadi pada tahun 2020 Covid-19 digunakan dalam pemilihan – menurut Memet Hikmat, Kepala Bagian Logistik BPBD Ciamis, ratusan rumah yang terendam di desa Kertaraharja tersebar di tiga desa kecil.

Setiap desa kecil di Sukapulang Wetan memiliki 250 rumah tangga yang terkena dampak (HH), yaitu desa kecil Cikopeng (120 HH) dan desa kecil Panoong (40 HHs) .

Jumat 8 pagi : 00 (19/06/2020), genangan air mulai surut.

BPBD Ciamis mengerahkan dua kapal tanker minyak untuk mendistribusikan permintaan para korban banjir yang dikeringkan dengan baik untuk air minum o Tiriskan genangan air yang membasahi rumah-rumah penduduk.