Reporter Tribune Jawa Barat Ferri Amiril Mukmini melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR-ES, warga Cianjur di Provinsi Jawa Barat, yang kematiannya telah berubah dari pasien yang dipantau (ODP) menjadi pasien yang dipantau (PDP).

Yusman Faisal, juru bicara Covid-19 Cianjur, mengatakan pasien dimakamkan di Jalan Bojongpicung. Koneksi telepon, Kamis (14 Mei 2020).

Yusman (Yusman) mengatakan bahwa hari ini ada 6 PDP lainnya.

Di antara 6 orang ini, 3 orang berusia di atas 50 tahun, dan 2 orang lainnya berusia sekitar 22 tahun.

PDP lain meninggal karena inisial ES.

Baca: Polisi memperkuat pengawasan staf terhadap kegiatan malam Takbiran di tengah-tengah korona

Baca: Senar gitar tidak selingkuh kekal itu indah-Merpati, dengan klip video dan tautan unduhan, termasuk

“Laporkan waktu abses dan bangsal setiap hari hingga pukul 10:00, waktu WIB antara 10:00 dan 12:00 untuk meringkas DHO, dan DHO akan merilis WIB pada 12 Desember,” katanya.

Dia mengatakan kepada Kabupaten Cianjur bahwa pasien positif itu Covid-19 positif, dan masih ada 4 orang, salah satunya meninggal. Dia berkata: “Untuk jumlah PDP per hari, 16 orang meninggal dan 6 orang meninggal dalam ODP.” (*)

Artikel ini diterbitkan di tribunjabar.id, berjudul ODP, menjadi PDP di Cianjur Dies, dan dimakamkan Di Bojongpicung