TRIBUNNEWS.COM-Walikota Banten Syafrudin dari Kota Serang mengungkapkan kronologi almarhum warga, dan Ms. Yuli diduga kelaparan.

Pada kesempatan ini, Syafrudin mengatakan dia tidak percaya bahwa Ibu Yuli dan keluarganya hanya minum dua galon air.

Pertama, tuan rumah bertanya apakah Yuli membuat permintaan ke departemen layanan sosial.

Jawaban Syafrudin benar.

Namun, karena istri Cholik telah terdaftar sebagai karyawan tetap Kantor, permintaan bantuan Yuli ditolak. Lingkungan .

“Memang benar bahwa ibu Yuli menggunakan data kelurahan lokal dari RT, RW untuk memberikan bantuan kepada layanan sosial.” Buktikan bahwa pekerjaannya adalah karyawan jangka panjang dari Kementerian Lingkungan Hidup. “

Departemen layanan sosial kemudian dikonfirmasi ke Kementerian Lingkungan Hidup.

Namun, suami Yuli, Cholik, pada awalnya adalah karyawan tidak resmi, jadi ia termasuk dalam daftar penerima manfaat. Ternyata suaminya, Ms. Yuli, memang adalah karyawan tidak tetap. “

Pelajari lebih lanjut >>>