TRIBUNNEWS.COM-Seorang penjaga keamanan di Rumah Sakit Kariadi di Semarang, dengan ibukota YES, memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Jawa Tengah, Grobogan, meskipun ia telah dinyatakan terinfeksi Covid-19 .

biasanya .

Pada Kamis (16/4/2020) program talk show YouTube One mengutip YA bermain bola voli dengan anak-anak muda di kota kelahirannya.

Akibatnya, petugas kesehatan dipaksa untuk mengambil alat pelindung diri komprehensif (YA) YA dari rumahnya.

“Karena itu, ada beberapa teman di keluarganya yang datang ke bola voli, ya, itu sering berinteraksi langsung,” kata Sisvanto, ketua RT setempat. YA ketidakjujuran terkait dengan kesehatannya.

Jadi keluarga dan teman-temannya tidak tahu itu Covid-19.

“Karena teman-teman RT 01 RW 01 tidak mengerti riwayat medis pasien, kami adalah pasien, jadi teman-teman aman.”

“Oleh karena itu, kecuali YA jujur ‚Äč‚Äčatau terisolasi di rumah sakit, jika tidak Itu dia. “Siswanto memperkirakan bahwa 35 orang berinteraksi langsung dengan YES. — Pelajari lebih lanjut >>>