Pontianak TRIBUNNEWS.COM-Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Kota Pontianak di Pontianak, Pontianak, Sultan Sultan, Jalan Mohammed, Kota Pontianak, Gedung Crossing Barat, di kedua sisi Sungai Kapuas Tersangka pertama yang dianiaya ditemukan di sepanjang Sungai Capuas.

IO menganiaya seseorang bernama Saiful Saleh dengan senjata tajam pada dini hari Kamis (19/3/2020).

Pemicu adalah masalah kecil, yaitu bertukar mata.

Kepala Departemen Kepolisian Pontianak mengatakan melalui kepala bagian Hubungan Masyarakat anggota: “Insiden terjadi di persimpangan yang cepat dari tempat kejadian.” (Jumat, 03/20, Aiptu Simanjuntak / 2020). — -Simanjuntak menjelaskan bahwa tersangka penambang puasa bertabrakan dengan korban.

Baca: Identifikasi tanda-tanda infeksi virus Corona, pencegahan dan alienasi sosial

Baca: Coba selidiki DPD RI dalam hal mencegah dan mencegah penyebaran Covid-19

lalu IO Marah tanpa alasan, lalu menarik pisau dari tubuhnya dan segera mengguncangnya ke arah korban. Pisau itu mengenai tangan kanan korban hingga lukanya robek.

“Pada waktu itu, tersangka tampaknya sedang minum. Kemudian, tanpa alasan yang jelas, dia langsung menganiaya korban dengan pisau,” kata anggota parlemen untuk Aiptu Simanjuntak.

Sesaat setelah kejadian, seseorang datang ke anggota kantor polisi di Pontianak, pergi ke TKP atau TKP, segera, IO ditangkap di TKP segera.