TRIBUNNEWS.COM – Anggota DPRD Medan Edi Saputra (Edi Saputra) telah mendapat banyak perhatian karena pertengkaran dengan polisi. -2020) .

Almarhum adalah kolega Edi Saputra, yang merupakan misi politisi (PAN) Kuomintang.

Edi Saputra terlihat sangat tersentuh karena polisi melarang kematian almarhum. – Polisi di Medan meminta agar mayatnya segera dimakamkan, tetapi tidak di aula ritual. -Edi Saputra menunjuk ke polisi dan berkata: “Metode saudaraku salah, kakakku akan melanjutkan di masa depan.”

Dalam video, Eddie Saputra ( Edi Saputra) muncul di DPRD Medan beberapa kali.

Edi bahkan mengancam seorang pria di ASN Pemko di Medan dan mengatakan bahwa dia akan dipanggil ke DPRD RDP di Kota Medan karena tidak mendukungnya.

Karena polisi yang bertanggung jawab mengatakan mereka akan terus melakukannya. Pekerjaannya, Edi Saputra (Edi Saputra) masih sangat ditentang.

Baca: Masih ada sekitar 2 juta orang yang membutuhkan perawatan, yang merupakan virus Scona Corona paling serius di Indonesia

“Kami akan menelepon nanti, Anda melakukan terlalu banyak, jangan seperti ini, saya tidak takut mati, Mengapa saya harus mati, kematiannya membunuh kita dan mati yang mengatakan positif (korona), Anda adalah seorang polisi, “teriaknya.

->