Kontributor wilayah Sukabumi melaporkan M Rizal Jalaludin

Seorang pria di TRIBUNNEWS.COM-Sukabumi di Kota Sugimoto ditangkap oleh polisi, yang diduga menyodomi bocah di bawah umur atau pedofil. Kasat Reskrim Kantor Polisi Sukabumi AKP Rizka Fadhila mengatakan bahwa para pelaku ditangkap pada pukul 11:00 pagi pada hari Minggu (28 Juni 2020).

“Karena itu, dia mengetahui tentang apa yang terjadi pada hari Sabtu, 27 Juni, sekitar jam 6 sore. Kampung Cibo, Desa Prossari, Desa Prossari, Kabupaten Karapan Tongar, Kabupaten Sukabumi, Waktu Indonesia Barat Zong, pedofilia terjadi sekitar pukul 11:30 malam di Bank Dunia (WIB). Nama bocah itu (pedofil) dimulai dengan FCR dan diakui oleh anak korban yang mengaku telah dipukuli oleh pelaku, “kata Rizka Berbicara kepada wartawan di markas besar kepolisian Sukabumi, Senin (29/6/2020). Dia mengatakan pada saat itu, empat korban diketahui.

“Tersangka pada awalnya diterima sebagai (korban) 4 orang, beberapa korban mengaku telah dirawat dengan sodomi, dan beberapa orang meraba-raba untuk organ penting mereka,” katanya

Baca: De Moza Dalam operasi penuh, pelanggan diundang untuk membuka pakaian dan kemudian membuka tubuh di pemandian bunga

Baca: patologi penyihir dukun cabul di taman ibu muda tak berdaya-awalnya dirawat untuk suaminya

baca: wanita VIRAL di Video laki-laki cabul direkam di toilet, basah kuyup ketika melihat pintu-sekarang ia mengatakan bahwa para korban pedofilia tersebar di beberapa daerah.

Tapi saat ini, kampnya masih mencari korban anak- “Kami juga akan memimpin para korban untuk menerapkan Visum dengan pendampingan orangtua. Ini adalah penggunaan Pasal 82, paragraf 4, UU No. 17 tahun 2016 Ancaman perubahan kedua. Perlindungan anak, ancaman selama 15 tahun, ditambah sepertiga, mengapa sepertiga, karena ada banyak korban “, Atli menjelaskan. * (M Rizal Jalaludin)

Artikel ini diterbitkan di bagian 4 tribunjabar.id deng. Anak-anak Sukabumi adalah korban pelecehan seksual, ada yang disodomi, katanya lebih