Laporan oleh Firki Arisandi, seorang reporter dari Oriental Tribune-TRIBUNNEWS.COM, Majalah Fortune-ditemukan, Kamis (14/5/2020), dari Kabupaten Kepulauan Sulea Seorang nelayan di Sulawesi Selatan tewas di kapal. -Nelayan bernama Abd Gani, dia adalah warga desa Bontolembang di daerah Bontoharu.

“Ya, korban Abd Gani adalah penduduk desa Bontolebang di daerah Bontoharu,” kata Muhammad Arsad, kepala desa Bontolembang .

Menurut informasinya, korban diduga pergi ke laut pukul 8 pagi di Wita, Gunakan perahu motor ringan untuk memancing.

Lokasi tempat pancingnya di perairan Ujung Lolak masih di wilayah desa Bontolembang.

Sayangnya, dia ditemukan tewas di pantai barat Desa Pentium, tidak jauh dari kantor BRI cabang Selayar.

Ketika dia ditemukan, tubuh Abd Gani sedang duduk di depan kapal.

Kepala Departemen Kepolisian Bupati Kepulauan Celal AKBP Temmangnganro Machmud menyatakan bahwa dia tidak bisa menyebutkan alasannya. Abdul Ghani meninggal.

Baca: Kisah penumpang yang mengantri di Bandara Soekarno Hatta, hingga polisi masih bingung, jarak antar mereka di luar jangkauan

Saat ini, mereka hanya menyebabkan satu insiden kriminal (TKP). AKBP Temmangnganro Machmud mengatakan: “-Aku belum tahu, kami akan menunggu hasilnya diumumkan.” – Tubuh Abd Gani menjalani gigitiruan dan operasi kelopak mata total di Rumah Sakit Regional KH Hayyun Selayar. (TribunSelayar.com)

Artikel ini dipublikasikan di tribun-timur.com, seorang nelayan bernama Bontolembang Selayar ditemukan tewas di Jolloro, identitas ini