TRIBUNNEWS.COM-Dihadapkan pada rasa malu masyarakat, komunitas punk membagikan makanan dan menyumbangkan pakaian yang pantas kepada para korban Covid-19. -Satuan punk Salatiga adalah viral karena membantu korban serangan Covid-19.

• Toko POPULAR menyediakan pakaian Lebaran gratis untuk orang miskin pada bulan Desember, Anda dapat memilih ukuran yang berbeda secara bebas

Toko POPULAR menyediakan pakaian Lebaran gratis untuk warga miskin Jember, Anda dapat memilih secara bebas berbeda Ukuran komunitas punk umumnya dianggap unilateral, ilegal, dan tidak patuh.

Mereka tampaknya terasing di masyarakat.

Namun, di Saratiga, komunitas punk terus mengubah stigma ini.

Selama Ramadhan tahun ini, masyarakat secara teratur mendistribusikan takjil di seluruh penjuru kota, membuka dapur umum dan mendistribusikan pakaian yang dimodifikasi. Ketika epidemi Covid-19 merebak di Indonesia, orang-orang mengambil tindakan spontan.

“Datuk mengatakan kepada Selasar Kartini (05) pada hari Sabtu,” Kami adalah perusahaan kolektif atau patungan dengan harga mulai 25.000 rupee, beberapa di antaranya digunakan untuk menyumbangkan makanan atau bahan makanan lainnya. Kami memasaknya dan membaginya dengan orang-orang yang membutuhkannya lebih dari kami. / 23/2020) .

Pengolahan makanan dilakukan di dapur umum di gedung terminal Tamansari. — Halaman selanjutnya ===============>