Semarang TRIBUNNEWS.COM-Di sebuah klinik di Kemiyan, Semarang Timur, seorang perawat diperlakukan tidak adil saat melayani dalam antrian terdaftar.

HM (30) Seorang perawat ditampar oleh seorang pria, B pertama adalah seorang penjaga keamanan. Keamanan .— Insiden itu terjadi pada Kamis (9/4/2020) di Bank Dunia (WIB). -Iptu Budi Antoro, penjabat kepala polisi Semarang Timur, juga membenarkan insiden itu. – Dia menjelaskan bahwa insiden dimulai dengan HM dan menemukan bahwa salah satu personel keamanan sekolah dasar tidak mengenakan topeng.

Baca: PSBB di Bekasi Depok Bogor, mulai hari Rabu, 15 April 2020, Ridwan Kamil: Kami akan melakukan pengujian berskala paling besar

HM kemudian mencoba mengingatkan B untuk memakai topeng. – Selain itu, pemerintah terakhir mengharuskan masyarakat untuk menggunakan topeng saat meninggalkan rumah.

Tujuannya adalah untuk mencegah penyebaran coronavirus (Covid-19). — Sayangnya, B mendengarkan permintaan perawat.