TRIBUNNEWS.COM, Kanyang UTARA-Polisi mengeluarkan siaran pers tentang kasus pembunuhan, di mana nama keluarga seorang warga bernama U (44) disingkat U (44), milik Tanjung Ru di wilayah Pulau Maya Karimata di Kabupaten Bupati Kayong Utara Dukuh. 7/2020) Pagi.-Siaran pers dipimpin oleh Kepala Kepolisian AKBP Bambang Sukmo Wibowo, dan Wakil Bupati Kabupaten Kayong Utara dan kepala Unit Investigasi Kriminal AKP David Dino S, Kepala Departemen Kepolisian Kayong Utara .

Dua tersangka lainnya juga hadir. Menyebabkan kematian korban, yaitu S (45) dan B (41).

Belum lama berselang, U ditemukan tewas di Dermaga Dusun Tanjung Rum pada hari Jumat (7 Maret 2020), dan ia terbaring telentang. Membaca: Seorang guru di sebuah sekolah dasar di Pekayon diduga membalikkan siswanya. Membaca: 166 orang tewas dalam protes menentang pembunuhan seorang musisi di Hachalu Hundessa, Ethiopia. Korban terluka di kepala karena kecelakaan itu. Orang tersebut menggunakan parang untuk melakukan aksinya dan terluka. — Motif berkelahi karena kakakku S menggeram dengan korban U, yang sering merusak tanaman yang mencurigakan. -Selain para pelaku, banyak bukti telah diperoleh. -Bukti adalah kayu bulat 93 cm, parang, ikat pinggang, celana biru dan pakaian. -Artikel ini diterbitkan di tribunpontianak.co.id, berjudul: Kronologi Pembunuhan: Karena tanaman sering rusak, saudara laki-laki putra saudara perempuan putra Keroyok sampai mati