TRIBUNNEWS.COM, GRESIK-Kepolisian Gresik belum mengkonfirmasi bahwa SG (50), yang diduga menghamili seorang siswa sekolah menengah di Gresik, akan ditahan atau tidak ditahan setelah diinterogasi oleh polisi. Dan selalu bergerak dengan bebas.

PPA Satreskrim Polres Gresik, Ipda Joko Suprianto mengakui bahwa dia masih menanyai saksi mata dari laporan keluarga korban.

Seperti yang diharapkan, SG mengatakan masih akan ada ikatan keluarga minggu ini.

Namun, partainya tidak dapat menentukan apakah SG ditahan segera setelah pemeriksaan berikutnya.

Baca: Penangkapan koin palsu yang ditangkap di Tasikmalaya: Pelaku disergap saat mencari orang pintar

Baca: Bicaralah dengan para korban Corona di antara para penggali kubur: Pergi ke rumah untuk mencuci beberapa sekaligus. Bacaan mandi kedua: 2 bulan penguncian wajib, bangku bioskop Malaysia yang berdebu, barang dagangan berjamur – bacaan: ikuti aturan Kh utbah untuk prosedur shalat Idul Fitri dan niat di rumah – ” Kami akan meneruskan semua kemajuan. Silakan tunggu sebentar, “kata Ipda Joko Suprianto, Rabu (13/5/2020).

Akankah anggota DPRD Gresik Nur Hudi dipanggil untuk merekonsiliasi masalah penarikan laporan polisi untuk merekonsiliasi daya tarik 500 juta hingga 1 miliar rupee?

“Saat ini, masih belum ada kontak, mas,” katanya kepada Surya.

Laporan kekerasan seksual pada keluarga korban dapat ditelusuri kembali ke dua minggu terakhir.

Peneliti tidak memanggil SG, mereka masih bisa melihatnya di dalam dan di luar rumah.