SENGETI TRIBUNNEWS.COM-Seorang kakek berusia 70 tahun dilaporkan oleh polisi di kota Jambi di luar kotanya, dan orang tuanya diduga menjadi korban kejahatannya.

Kakek ini disebut IS. Dia telah melajang sepanjang hidupnya, tetapi perilakunya telah dipertanyakan baru-baru ini.

Banyak korban dugaan pelecehan seksual di lingkungan Jaluko, kakek Negara Islam (70) pergi ke Muarojambi Mapolres, Senin (6 Agustus 2020) .

Keluarga korban tidak menerima perilaku pelaku. Pada Senin (8/6), ditemani oleh ketua RT dan orang tuanya, warga akhirnya melapor ke Polres di Muarojambi. -Pelecehan itu diduga ditemukan hanya setelah tetangga dekat rumahnya meragukan tindakan pelaku.

Baca: Kasus pembunuhan magang Vietnam yang langka oleh kerabat dan teman-teman Jaksa mengucapkan hukuman kepada MA di Jepang.

Baca: Bupati Sumedang berterima kasih kepada APD Ara Sirait karena membantu staf medis. Membahas perlakuan perusahaan PBNU-19

Baca: protokol NOC untuk latihan kesehatan Ta tumpang tindih Kemenpora

“Ada tetangga yang mengawasi, penulis sering bersama para korban. Oleh karena itu, saksi bertanya kepada anggota keluarga, Apa yang terjadi antara agresor dan korban, “kata ketua RT Eddie. Dia juga mengatakan bahwa pelakunya adalah kakek IS dan dia adalah bujangan tua. IS belum pernah menikah. Eddie berkata: “Target kami adalah keluarga korban. Hari ini kami mengunjungi Mapolres di Muarrombi dan melaporkannya untuk melacak insiden itu sehingga kami dapat menyelidikinya secara menyeluruh.”