TRIBUNNEWS.COM, TEMANGGUNG-AF (35 tahun) hanya bisa menyesal karena perilakunya yang menakuti anak-anak sebenarnya benar.

Selain kehilangan anak yang dibakar sampai mati, dia juga menghadapi ancaman penjara yang lama. –Kisah tragis tentang seorang anak yang ayahnya dibakar hingga mati terjadi di Temanggung, Jawa Tengah. –Ini adalah nasib tragis yang dialami anak laki-laki dari desa Losari di distrik Tlogomulyo.

Anak yang namanya dimulai dengan ALF (12) dibakar hingga 90%. Setelah dibakar sampai mati oleh ayahnya AF (35).

ALF meninggal setelah menerima perawatan di Rumah Sakit Regional Temanggung.

Sekarang, ayah yang bertekad untuk membakar anak-anak mereka harus bertanggung jawab atas anak-anak mereka.

Baca: Segera minta token listrik PLN Zloty pada Juni 2020, ngobrol di WhatsApp atau masuk www.pln.co.id

Baca: pemakaman Freud George, menyerukan keadilan rasial untuk bergema — -Baca: Reaksi bos Bayer Leverkusen terhadap berita bahwa Chelsea dan Kay Havez mendekati

Baca: Bos Bayer Leverkusen terhadap Kyle Harveys dan Chelsea Menanggapi berita terbaru-AF menghadapi 15 tahun penjara.

— [[sebab dan alasan untuk keluar masuk dan keluar masuk))))))) (Ayah saya dipecat dan dipecat)) Apa yang terjadi pada Idul Fitri pada 27 Mei 2020.

Insiden ini memicu hal yang tidak relevan, yaitu, ketika situasinya berada di tengah pandemi virus Corona, anak itu ingin bermain di desa terdekat.