Manila TRIBUNNEWS.COM – Tim Demobilisasi Kepolisian Daerah Sulawesi Utara yang dipimpin oleh Iptu Batara Indra Aditya telah berhasil menangkap dua tersangka penyelundup dari Filipina ke Papua. Tersangka munisi tandan. FRK alias Didik (34), warga Desa Bailang di Kabupaten Bunaken Kota Manado, RI alias Rat (22), warga Duhu Gesa di Kabupaten Manokwari selatan. Keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda. Pada Senin (23/3/2020), Didick ditangkap di rumahnya, sementara Lat ditangkap di distrik Wana, Iowa Manado, Sulawesi Utara. Dia mengatakan anggota fasilitas penahanan polisi Sulawesi Utara menangkap dua tersangka penjual senjata dari Filipina ke Papua.

Baca: karena korona, ada 100.000 hingga 22.000 penumpang MRT setiap hari

Baca: pensiun dikeluarkan ke ID atlet Kemayoran, area hijau disemprotkan dengan desinfektan, topeng kuning wajib dan merah ODA

Baca: Menteri Pertahanan Prabowo memberikan 7 miliar rupee dan bantuan tes cepat kepada satuan tugas Covid-19

“Penangkapan ini adalah hasil Dirkrimum, mengatakan Selasa (2020/24/2020) bahwa siswa dari Filipina memesan senjata, mengirimnya ke Manado dengan kapal, menempatkan senjata di Manado, dan mengirimkannya ke Papua dengan kapal.

Dua tersangka dan barang bukti 1 revolver hitam 6 Sil inder, 1 Amunisi 9mm, 8 jenis ponsel dan buku tabungan BIS diadakan di markas polisi setempat untuk diproses lebih lanjut. (Jufry Mantak) -Artikel ini diposting di tribunmanado.co.id dan judulnya adalah BERITA BREAK! Tim Remob Polisi Sulawesi Utara menangkap dua tersangka pedagang senjata Filipina di Papua