Bandung TRIBUNNEWS.COM-Syifa Aafiyah (18 tahun), seorang remaja dari Bandung Ujungberung, yang menyebarkan virus setelah meninggalkan rumah, belum menemukan orang tua. Kabupaten Garut .

Dia masih di ruang aman.

Kepala Unit Implementasi Teknologi Regional (UPTD) untuk perlindungan perempuan dan anak-anak, dan kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB), Anjar Yusdinar, Yu Zhou Pada hari itu (14/6/2020). -Adapun untuk Sifa, itu belum diserahkan kepada orang tua karena belum dievaluasi. Evaluasi dilakukan untuk mencari tahu mengapa gadis yang baru saja lulus SMA meninggalkan rumah. Mengenai hasil pemeriksaan, Anjar tidak bisa menjelaskan.

“Hasil inspeksi bersifat rahasia,” katanya. Proses media. Membaca: Suatu persyaratan sebelum kematian anak perempuan di bawah 7 tahun: 100.000 rupee per orang-mediasi akan dilakukan dalam waktu dekat.