TRIBUNNEWS.COM-KEDIRI-buaya di Sungai Brandas diburu selama dua minggu dan berhasil ditangkap pada Sabtu (15/2/2020) oleh tim gabungan di kedua sisi Sungai Ringinom di kota Kendiri Di buaya.

Buaya ditangkap di bangku yang biasanya ditangkap.

Selain buaya yang ditangkap, ada tiga orang yang berkeliaran di tempat yang sama.

Adhi Sutrisno, pencegahan dan persiapan BPBD di Kota Kashikadiri menjelaskan bahwa buaya yang ditangkap adalah hasil koordinasi dengan BPBD di Kota Kediri, Penyelamatan Reptil Kediri dan sukarelawan di desa Ringinom. .

Baca: 4 aktor cantik menyerah pada Kiky Saputri, komik dapat dicium secara intim, di Reza Rahadian

Baca: Pemerintah memulai pembangunan stasiun pengamatan permanen untuk merawat beberapa Natuna Penyakit-Selain itu, buaya muara yang diserahkan oleh BPBD di Kota Kediri juga diserahkan ke BKSDA di Jawa Timur. Dia berkata: “Di tempat yang sama, masih ada tiga buaya yang tidak ditangkap.” Aku berjemur di sungai.

“Satu ditangkap, yang lain melarikan diri.” Setelah daerah tepi sungai disisir lagi, ada dua ekor lainnya, “jelasnya. – Pekerjaan penangkapan akan berlanjut sampai penangkapan Semua buaya masih berkeliaran di muara. Ditangkap dalam dua minggu terakhir.

Meskipun proses penangkapan buaya hanya berlangsung sekitar 10 menit, lokasinya biasanya di mana buaya muncul. Menurut penduduk setempat, buaya berhenti melihat buaya sekitar 30 tahun yang lalu .-

— Artikel ini diterbitkan di surya.co.id, berjudul 1 Buaya di muara Sungai Brentas Kendiri ditangkap, 3 masih melayang-layang