SLEMAN TRIBUNNEWS.COM-Pada hari Kamis (3/3/2020) di kantor Grab Yogyakarta, kantor Casa Grande kantor Maguwoharjo, ratusan pengemudi ojek online (ojol) dengan banyak tersangka penagih utang Pria memiliki konflik. .

Kapolres Sleman AKBP Rizki Ferdiansyah mengatakan bahwa konflik tersebut diduga disebabkan oleh tersangka penagih utang yang memaksa sopir’ojol.

– Informasi yang diperoleh Tribunjogja.com, awal acara dimulai Selasa lalu (3/3/2020), pengemudi LA Ojol pertama ada di teman Jack Wahid Hasyim, Condongcatur, Depok, Sleman Dari seorang kreditor yang dipecat, dipecat seorang teman mengenakan en ojol. Melihat ini, ia mencoba untuk campur tangan dan meminta rekannya untuk membiarkan penagih utang menarik motornya terlebih dahulu.

Pada saat itu, dilaporkan bahwa seorang kolektor memanggil temannya dan melakukannya sampai mereka segera menyerang Los Angeles.

Karena penganiayaan, puluhan bus harus mengaum ke kantor Inggris milik agen kolektor pada hari Rabu. 3/4/2020).

Ketika kolektor datang ke kantor Grab pada hari Kamis (/ 3/3/2020), suasananya bahkan lebih hangat. -Kedua pihak akhirnya berpartisipasi dalam kegiatan melempar batu di daerah tersebut.

Menurut Kepala Polisi Sleman, perpindahan penagih utang ke kantor Grab Yogyakarta akan berusaha untuk menengahi.

Dia diserang oleh DC.