Salamiga TRIBUNNEWS.COM-Seorang anak punk bernama Irsyad Maulana Ibrahim, warga lingkungan Tingkir di Sarawiga tengah, Jawa Tengah, dipukuli dan dibakar oleh sekelompok orang. (24 Februari 2020), IWST sekitar pukul 17.00 .— Sebagai akibat dari insiden ini, Irsyad menderita luka bakar di punggung, dada, dan perut.

Tidak hanya itu, ia juga menderita luka tusuk di telinga dan punggung tangannya dan harus dirawat di rumah sakit di Saratiga.

Isryad mengatakan kejadian itu dimulai ketika dia berjalan melalui restoran Bintangan Bawen.

Setelah itu, Irsyad berhenti di tempat temannya digantung. Semakin banyak, sebagian besar kasus baru terinfeksi dari luar negeri. Pada tahun 2020, badai sangat deras dan hujan

Baca: BR MEMBUAT BERITA: Liga Italia ditangguhkan karena virus korona

“Pada saat itu, perselisihan dan perjuangan terjadi. Tetapi saya dipukuli oleh empat orang,” katanya. Ketika dia bertemu di rumah sakit daerah di Saratiga, Sabtu (2020/03/03).

Ketika kerusuhan terjadi, salah satu pelaku menuangkan bensin padanya dan membakar dirinya sendiri. Sebenarnya, ada lima orang, tetapi salah satu dari mereka kemudian menuangkan air ke saya sampai api padam, “katanya.

Menurut Irsyad, kondisinya membaik hingga Zhou Lima (03/06/2020) hanya melapor ke polisi di daerah Bavin .— “Dia juga berharap bahwa menurut laporannya, para pelaku dapat ditangkap. “Saya harap para pelaku akan segera ditangkap,” harap Elshad. Pada saat yang sama, kepala Departemen Humas AKP Suradi di Semarang mengatakan bahwa ia telah menerima informasi tentang insiden tersebut. Suradi berkata: “Ini dijalankan oleh polisi.” (Dian Ade Permana)