TRIBUNNEWS.COM, insiden korona Ramongen-Ramongen atau covid-19 masih mengkhawatirkan.

Sejauh ini, tiga pandemi penyakit menular seksual telah terjadi. Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa tiga kelompok penyebaran Covid-19 di Ramongan merupakan potensi ziarah bagi Surabaya, kelompok nelayan dan penduduk Ramongan yang bekerja di luar kota dan bepergian secara teratur (PP) Oleh. — “Saat ini, sudah ada kluster yang dikendalikan, dan penyebarannya tidak lagi berkembang, yaitu, kluster pelatihan calon peziarah,” kata Taufik kepada SURYA.CO.ID, Rabu (29/4/04). 2020) . Penjualan membuat pembeli tetap tenang

Baca: Delapan manfaat kesehatan dari puasa dan penurunan berat badan untuk mengontrol gula darah

Baca: Kasus infeksi korona di Amerika Serikat adalah 1 juta tembus cahaya, dan negara tempat Paman Sam akan dibuka terkunci- -Sekarang di Ramongen, ada 38 kasus positif virus C orona atau virus Covid-19, 5 di antaranya meninggal dan 5 dinyatakan sembuh. – Pada saat yang sama, 120 pasien di bawah pengawasan (PDP), Di antara mereka, 11 orang meninggal dan hingga 63 orang dipantau.

Pada saat yang sama, menurut hasil pelacakan dari gugus tugas Covid-19 yang dipercepat di Kabupaten Lamogan, itu menunjukkan bahwa tren transmisi dari Covid-19 ke Lamongan dibagi menjadi 3 kelompok.

Hasil ini harus memandu semua anggota komunitas bagaimana bertindak untuk memutus rantai distribusi Covid-19.————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————1 hal .————-———————————————————1 / 10

-—

–ind3/20.html menunjukkan bahwa pelatihan para sahabat Korea Utara dikontrol, diisolasi dan tanpa risiko .

“Terima kasih, meskipun sampai kontak pertama, kedua, dan ketiga, mereka masih sehat. Ini karena ‘mereka memegang kendali’, “katanya.