TRIBUNNEWS.COM-BULUKUMBA-Seorang pria bernama Syarifuddin (35 tahun) ditikam di desa kecil Killi-Killi di desa Pattallasang, kabupaten Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, terkena dampak masalah utang. — Penduduk desa Bontorita Kayangan ditemukan tewas berdarah pada hari Jumat (8 Mei 2020) di Batapu, Kabupaten Bantan.

Unit Investigasi Kriminal (Satreskrim) Departemen Kepolisian Daerah Bulukumba sekarang telah menangkap pelakunya dengan RS asli.

Baca: Motivasi keluarga terbunuh Bagaimana seorang gadis berusia 16 tahun dari Bantaeng terhubung dengan budaya Siri?

Menurut hasil dari TKP, dua TKP ditemukan dalam kasus ini pada hari Sabtu (5/9/2020). -Alasannya adalah bahwa area acara n berada jauh dari perbatasan Bulukumba-Bantaeng.

Itulah perbatasan desa kecil Bontobayam, desa Gattareng Bulukumba, desa Pattalassang Bantaeng.

Namun, menurut hasil dari TKP, pembunuhan itu terjadi di polisi di daerah Bulukumba.

Baca: Tanggal dan motif pembunuhan ayah Ga disnya terhadap anak di Bantaeng dan sandera para penghuni

Menurut hasil dari tempat kejadian, polisi kemudian menunjuk rumah sakit (35) sebagai tersangka pembunuhan. ) Menjelaskan bahwa pembunuhan itu diduga disebabkan oleh masalah hutang. Menurut pengakuan rumah sakit, korban meminjaminya 400.000 rupee.