TRIBUNNEWS.COM, Tulonggon-Meskipun ujian nasional tidak dilakukan di semua wilayah Indonesia, masih ada siswa yang gagal ujian.

Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek yang dikelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengumumkan ijazah sekolah menengah dan kejuruan pada hari Sabtu. Kemarin (20/2020).

Dua dari mereka dinyatakan tidak berhasil karena mereka gagal dalam ujian semester, sehingga mereka dinyatakan tidak berhasil. – Kepala Kantor Pendidikan Jawa Timur, Jawa Timur, dan Sorijin mengatakan Trenggalek adalah dua siswa yang tidak lulus, keduanya dari sekolah menengah.

“Untuk sekolah kejuruan, mereka semua adalah lulusan,” kata Sorijin, Senin (4/4/2020).

Baca: Jawaban lengkap tentang fungsi kuadratik sekolah menengah / kejuruan Ilustrasi, silakan belajar dari TVRI, Selasa, 5 Mei, 2020

Baca: Gothic Zaskia yang baru menikah dengan Sirajuddin bahkan tidak memiliki seseorang yang bukan suaminya, siapa?

Baca: Perdana Menteri Jepang meminta maaf dan berjanji untuk mengakhiri pernyataan darurat ketika situasinya membaik sebelum 31 Mei

Baca: Pelanggaran PSBB, 200 perusahaan menghadapi ancaman bisnis lisensi yang dicabut

Dua yang tidak diubah Siswa SMA berasal dari SMA Rejotangan 1 dan SMA Sunan Gunung Jati Ngunut.

Solikin menjelaskan bahwa Ujian Nasional (UN) dibatalkan tahun ini karena pandemi virus korona. Hingga semester keenam.

Menurut data masing-masing sekolah, kita tahu bahwa mereka gagal dalam ujian semester kelima dan keenam.

“Karena itu, sekolah menentukan bahwa mereka tidak lulus,” kata Solikin.