TRIBUNNEWS.COM-Di Desa Pengkolan, Distrik Kaoman, Ponorogo, Jawa Timur, menghancurkan rumah-rumah para suami dan istri dengan inisial H (35) dan NW (32), populer di jejaring sosial. Rumah itu diduga dihancurkan dalam bentuk ekskavator dengan alat berat karena wanita itu berselingkuh ketika suaminya mengizinkannya beremigrasi menjadi pekerja migran.

Keluarga itu telah mencoba menengahi sebelumnya untuk mencegah rumah itu diblokir.

Namun, upaya tetap stagnan sampai pasangan menerima perceraian dan menghancurkan rumah.

• Seorang pria yang berselingkuh di NTT dipukuli sampai mati oleh warga Gegara, tempat nyamuk-nyamuk itu terbakar

dipindahkan dengan sebuah ekskavator.

• Istri Dalangi sekali lagi membunuh Selingkuhan di Lampung, mengklaim bahwa dia tidak ingin menyesal

Kepala polisi Somoroto Nyoto mengatakan bahwa rumah itu dihancurkan oleh excavator pada hari Sabtu (WIB) sekitar pukul 10:00 pagi.

Setelah mencoba membongkar secara manual, alat berat tersebut datang ke rumah dan menemui kesulitan. Menurutnya, pembongkaran rumah dimulai dengan perselisihan antara suami dan istri.

Alasannya adalah bahwa ketika suami bekerja di Korea, istrinya akan membuat perbedaan atau berselingkuh dengan orang lain. Dia berkata: “Informasi ini seperti ini (curang). Orang ini bekerja di Korea, rumah ini dibangun di Korea.”

Halaman Berikutnya ========== ===== >