Reporter Tribune Jawa Barat Firman Suryaman melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Negara Melayu Tasi-Bencana tanah longsor terjadi di Desa Ciroyom, Desa Jatijaya, Kabupaten Gunungtanjung, Kabupaten Taksim Malaya, Jumat (19/6/2020) pagi. Seorang lelaki tua bernama Jenab (85 tahun) menjadi korban.

Rumahnya hanyut oleh tanah longsor dan tiba-tiba menghantam rumah tetangganya. Nenek Jenny tidak bisa menyelamatkan keluarganya karena tanah longsor tiba-tiba menyerang rumah dan segera hanyut oleh tanah longsor sebelum mengenai rumah di Elman (35) di bawah.

Baca: Melemah, Rupiah Indonesia mencapai level Rs 14.100 per dolar pada akhir transaksi Jumat lalu

Baca: Rahasia Donald Trump diungkapkan kepada staf Gedung Putih Digosipin, mantan pejabat resmi Uighur, Xi Jinping

Baca: Akan ada restu anak laki-laki, Ussy Sulistiawaty ingin tahu mengetahui bentuk bayi masa depannya, siapa yang mirip?

Letnan Kolonel Tashik Malaya dari Imam Vickaksana 0612 di Dandim mengatakan dalam laporan Babinsa setempat: Bencana terjadi dan tar tiba-tiba terjadi pada pukul 04:00, membuatnya mustahil Selamatkan korban. Menurut Dandim, hujan turun sejak Kamis (18/6) malam, menyebabkan gunung itu meluncur di sekitar rumah-rumah di Jenab dan Elman.

Pada awalnya, itu menabrak rumah di atas rumah. Jenab .

Rumah itu roboh dan tergelincir oleh tanah longsor. Lalu pukul rumah Elman di bawah tanah.

Bahan longsor dan rumah-rumah yang tersapu oleh tanah longsor segera mengubur rumah Elman. ———— “Imam telah menguburkan keluarga ini,” kata imam itu. Dandim meminta warga yang tinggal di gunung untuk waspada lagi, karena curah hujan telah meningkat sejak Kamis (18/6) dan Jumat (19/6). Imam berkata: “Kami meminta warga untuk waspada. Jika situasinya mengkhawatirkan, yang terbaik adalah mengungsi dan melukai penduduk segera ketika situasi yang tidak diinginkan terjadi.” Rumahnya hanyut oleh tanah longsor di Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya.