TRIBUNNEWS.COM – Walikota IB Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan ia akan berinovasi sistem ekonomi digital untuk memenuhi tantangan zaman.

“Tantangan zaman digital saat ini dan upaya ekonomi inovatif yang menggabungkan budaya dan kearifan lokal adalah respons terhadap tantangan di masa depan.” (/2020).

Rai Mantra menambahkan, Dalam 20 tahun terakhir, pengembangan Kota Denpasar telah mengadopsi berbagai teknologi inovatif.

“Saya telah mengamati bahwa kota Denpasar telah berkembang pesat dalam 20 tahun terakhir. Denpasar sekarang memiliki banyak nama, termasuk kota kreatif, kota warisan budaya, kota pintar, kota oranye ekonomi, dan kota warisan budaya dunia.”

“Tujuan pengembangan Denpasar adalah untuk meningkatkan kesejahteraan. Katanya.-Pemerintah Kota Denpasar juga telah menandatangani Nota Kesepahaman dan Memorandum Kerjasama Internasional dengan Cambridge University Press-Jakarta.-Ini menandakan perjanjian kerja sama antara pemerintah Kota Denpasar ( Dalam contoh ini, Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Cambridge University Press Jakarta Kantor Pendidikan, Pemuda dan Olahraga) dan Kota Denpasar sebagai kota tujuan untuk pembangunan berkelanjutan (Kota Target Pembangunan Berkelanjutan) .- — Simposium Nasional HUT ke-232 menyambut kota Denpasar dengan tema “Kemakmuran melalui Inovasi, Memperkuat Identitas Menuju Denpasar yang Berkelanjutan dan Berkelanjutan”.

Praktisi, binaragawan dari Denpasar, Guru, pemimpin adat, cendekiawan, siswa, dan komunitas kreatif – semua orang yang berpartisipasi dalam seminar harus dapat membangun ekosistem budaya berdasarkan konsep industri budaya, sehingga dapat memberi manfaat bagi mereka.