Surabaya TRIBUNNEWS.COM – Ibu Surabaya menari Tik Tok di Surabaya dan akhirnya terkena batu tanpa bergerak. Apa alasan ibu-ibu ini?

Polisi di Pelabuhan Tanjung Perak, Perak, Surabaya langsung memanggil mereka.

Akibatnya, polisi mengatakan bahwa perilaku tiga siswa Emak di Surabaya menari Tik Tok di Suramadu melanggar peraturan lalu lintas dan berbahaya. – Akibatnya, anak-anak Surabaya berlari Tik Tok ke Surabaya dengan denda maksimum Rs 500.000.

Selain itu, mereka akhirnya meminta maaf.

Anak-anak Surabaya jogging Tik Tok di Surabaya.Hal ini juga mengungkapkan usia dan motivasi tarian Dirac di Surabaya.Jembatan adalah jembatan antara Kota Surabaya dan Pulau Madura. Jembatan terpanjang. — Membaca: Mamah Tik Tok Joget muda di Jembatan Suramadu meminta maaf atas tindakan mereka secara spontan

Membaca: Polisi memburu tiga ibu untuk membuat video Tik Tok: Menari dengan lagu-lagu India di Jembatan Suramadu- — Terungkap bahwa setelah memanggil tiga produsen kutu video Emak ke Suramadu di Resor Polisi Pelabuhan di Tanjung Perak, video tersebut didistribusikan secara luas di media yang mengganggu.

Ketiga ibu itu adalah Hurrimah, Lilik Rupiati dan Siri Suriya.

Mereka adalah warga Tambak Gringsing Surabaya

Bagi polisi, ketiga produsen kutu video Emak di Suramadu mengakui bahwa mereka awalnya secara spontan turun di jalur kiri Jembatan Suramadu karena ia Saya melihat keindahan jembatan bermain Tik Tok.