TRIBUNNEWS.COM-Seorang lelaki asli AN (20 tahun) memperkosa adik lelakinya, yang berusia 13 tahun ketika dia hamil empat bulan.

AN menipu adik laki-lakinya dan menyebutkan bahwa hubungan seksual saudara itu tidak mengarah ke kehamilan. -Sekarang, warga Jalan Ledo, warga Bengkayang, Kalimantan Barat, akan menghadapi 15 tahun penjara.

Michael Terry, kepala departemen bisnis dari Departemen Kepolisian Bengkayang, mengungkapkan hal ini. Terry mengatakan kepada Kompas.com, Senin (6 Juni 2020): “Para pelaku telah diadili dan dituduh melindungi anak-anak di bawah ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.”

Pemeriksaan fisik berdasarkan temuan polisi Ditemukan bahwa para pelaku tindakan pramoral telah melakukan lebih dari sepuluh kali. RUU ini diimplementasikan dari Januari 2020 hingga Maret 2020.

Baca: Paman Tega Cabuli, keponakannya, korban yang telah hamil selama 4 bulan, cara menyumbangkan uang

Baca: Bpk. Uwo Tega Cabuli, seorang yatim piatu berusia lima tahun di Padang – khusus Li mengatakan bahwa penulis mengambil tindakan dengan mendekati korban yang sedang tidur dan membangunkannya. Saat ia bertindak, penjahat itu membujuk adiknya dengan berbagai cara.

Korban menolak undangan korban untuk berhubungan seks. Namun, pelaku akhirnya berhasil melakukan perilakunya yang bejat dengan berbagai cara.

“Dia berkata:” Ketika mereka ingin mengambil tindakan, korban berkata ‘tidak’, dan kemudian penyerang berkata ‘jika kamu tidak hamil’. Eka Nurhayati, ketua Dewan Pengawas Daerah KPPAD Kalbar (KPPAD Kalbar), mengatakan bahwa perilaku pelaku hamil empat bulan karena perilaku pelaku, tetapi korban baru-baru ini Ia mengalami pendarahan dan dibawa ke rumah sakit. Korban mengalami keguguran. Ia mengeluh sakit perut dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Ia ditemukan hamil 4 bulan. Tapi kemudian saya batal, “kata Eka. (Kompas.com/Hendra Cipta)

Artikel ini diterbitkan di Kompas.com, berjudul “Seorang saudara laki-laki, dan seorang saudara laki-lakinya hamil empat bulan. Diancam 15 tahun penjara”