TRIBUNNEWS.COM-Sebuah video media sosial viral berisi dua petugas polisi yang bertarung dengan pria.

Dalam video yang diunggah ke akun Instagram @ Cetul22, tampak bahwa dua petugas polisi bertengkar dan berkelahi dengan seorang pria. Seorang pria yang mengenakan baju merah

Dari pencarian di Kompas.com, kejadian ini terjadi di desa Bagusa, Nurusala, Kabupaten Aceh Timur (23 Mei 2020) .- -Eko Widiantoro, Kepala Deputi Komisaris Tinggi Kepolisian Aceh Timur, menjelaskan bahwa insiden itu bermula ketika Brigadir Jenderal R&E berpartisipasi dalam sebuah acara sosial, dan sebuah spanduk dipasang untuk larangan kembali ke rumah pada hari Idul Fitri di desa Bagok Sa spanduk.

Tiba-tiba seorang pria bernama Ramlan berteriak dan memarahi R dan E: “Di mana uang dan koran saya, saya akan mengalahkan Anda untuk sementara waktu, jangan khawatir tentang polisi Anda.” -R dan E mencoba menghindari dan menjauh Mulan. Katolik-Baca: Virus Pria itu melepaskan penghalang Jalan beberapa kali sebelum polisi memohon kebebasan hari-Setelah melihat insiden itu, R secara spontan menyerang Ramlan dan pertempuran pecah, menyebabkan Ramlan terluka. .

Ramlan dicurigai sebagai pasien sakit jiwa. )

— “Ini adalah tindakan ilegal. Mereka melanggar kode etik polisi nasional. Untuk alasan apa pun, anggota kami bertindak sebagai anggota polisi nasional dan harus mematuhi kode etik untuk menjadi pelindung , Pelindung dan pejabat, tetapi juga memiliki cukup kesabaran, “kata kepala polisi dalam siaran pers, Senin (25/5/2020).

Eko berjanji untuk menyerahkan kode etik sanksi kepada R dan E.

Tim propaganda polisi Aceh Timur menahan dua petugas polisi.

“Dia menerima tindakan disipliner, moral odes. Sekarang ditahan di sel Propam,” kata Eko.

Artikel ini disiarkan di Kompas.com dengan judul “V iral, Video 2 Polisi asli dan ODGJ pertarungan