Surabaya TRIBUNNEWS.COM – Warga Kabupaten Regol Wetan, Kabupaten Sumedang, Kota Sumitang Selatan, Jawa Barat, tempat tinggal Jaalan Kebon Kol, Rang Di Taufiq, RT 03/03, dikejutkan oleh “tamu” di rumah mereka. Para tamu adalah dua ular yang menangis.

Baca: Play Boy Kediri ditahan, Gombal Flirt boleh ditugaskan 10 gadis di bawah umur

Yayat (54), penghuni rumah segera menghubungi agen untuk mengevakuasi dua ular berbahaya .

Meluncurkan Kompas.com, Linmas dan Satpol PP Kabupaten Sumedang. Damkar dan Linmas, direktur Satpol PP dari Kabupaten Sumedang Bambang Rianto, mengatakan bahwa setelah hujan lebat menghantam daerah Sumedang, dua ular yang menangis memasuki rumah. Ban Bang mengatakan kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Jumat (5/6/2020) .- Ban Bang mengatakan bahwa Bendungan Sumeitan menerima laporan dari pemiliknya sekitar pukul 8:00 malam. Satu jam kemudian, WIB dan kedua ular itu berhasil dievakuasi. — “Panjang rata-rata kedua ular itu sekitar 1 meter. Ukuran ular itu sangat kecil, tetapi beracun,” kata Bambang.

Bambang mengatakan bahwa kedua ular ini juga sangat agresif, yang membuatnya sulit. Orang-orang selama evakuasi. -Membaca: Kronologi Janin meninggal 8 bulan setelah ibu positif untuk Covid-19, dan sang suami awalnya sakit- “Syukurlah, satu jam kemudian, anggota kami berhasil mengevakuasi dua ular. Tidak ada yang terluka, rumah itu Orang-orang juga sangat aman., Hanya karena saya panik dengan melihat ular yang sudah ada di rumah, “kata Banbang. Dua ular dilas 1 meter ke dalam rumah, dan warga langsung panik