TRIBUNNEWS.COM-Agitasi siswa ditemukan di sawah, satu mati dan satu terluka.

Kampung Cibodas, Desa Cibodas, Sukabumi. Dua siswa Pondok Modern Assalam Putra ditemukan terbaring di sawah, Provinsi Jawa Barat.

Dua tempat suci ini adalah pertama kalinya penduduk telah mendengar suara-suara siswa yang masih hidup.

• Populer – Nasib Santri dari Ramal Prabowo menjadi Menteri Zokovi tiga tahun lalu dapat diejek oleh teman-teman

• Saya tidak berharap Prabowo Subianto menjadi menteri karena ramalan datang dari Nasib Santry benar-benar menyedihkan!

Kampung Cibodas warga Desa Campodas, Desa Cibodas, Kabupaten Bojonggenteng, Kota Sukabumi, Jawa Barat mendengar teriakan pada Selasa (25 Februari 2020) dan menemukan dua tergeletak di sawah. Siswa. 23.00 WIB .

Di antara dua siswa dari Pondok Modern Assalam Putra, seorang petani FNF (18) ditemukan tewas di irigasi sawah.

Dan AS lainnya (19) ditemukan kelelahan. Departemen Hubungan Masyarakat Paab, Sukabumi Ipda mengatakan: “Pada awalnya, ada warga, Dede dan Bagas mendengar tangisan kesakitan di sawah di belakang mereka, dan kemudian mereka semua melaporkan kepada kepala RT setempat.” Aah Saepul Rohman di Kompas.com, Rabu (2020) 26 Februari 2014) dalam pernyataan tertulis yang diterima dalam pesan Whats App.

Aah, bersama dengan Dede dan Bagas, menjelaskan presiden RT Aep Saepudin, dan banyak warga datang ke arah suara itu.

Ternyata warga melihat seorang mayat terbaring telungkup di parit irigasi sawah. Setelah memeriksa sawah, seorang pria memberi isyarat untuk membantu. Halaman 2 >>>>>>>