Kota Bharu TRIBUNNEWS.COM-Bencana menyebabkan tanah longsor di lokasi penambangan emas di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Sungai Durian, Provinsi Kalimantan Selatan, tewas pada Senin (1/6/2020) Beberapa pekerja meninggal. Korban tewas adalah 5. Salah satunya adalah warga desa setempat. “” Ditemukan lima orang. Salah satunya adalah warga desa Buluh Kuning, dan empat adalah pendatang. Pejabat gabungan dibantu oleh penduduk setempat melakukan tiga perjalanan evakuasi.

Harap dicatat bahwa lokasi penambangan emas jauh dari daerah perumahan.

Ke Lokaso, dibutuhkan perjalanan 5 jam “Jika Anda mengendarai sepeda motor sekitar 2 jam dan 3 jam, karena jalan ini gratis,” Ilmi (Ilmi) banjarmasinpost.co.id menjelaskan.

Baca: Selasa, 2 Juni 2020, harga emas mencapai 920.000 rupee per gram, yang merupakan informasi rinci

En menggunakan kendaraan roda dua untuk mencapai Ilmi menambahkan bahwa di tambang, yang digunakan Kendaraan harus merupakan kendaraan yang dimodifikasi.

Irmi berkata: “Beberapa jenis kendaraan yang dilacak. Jika kendaraan standar tidak dapat sampai di sana, itu dapat diproduksi secara massal, Robert Nunn.” Lima korban meninggal. Lima lainnya terluka. (Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Artikel ini dipublikasikan di banjarmasinpost.co.id, berjudul Longsor Tambang Emas di Sungai Durian di Kota Bharu, dan 5 orang ditemukan tewas.