TRIBUNNEWS.COM-Penyebaran virus corona baru (Covid-19) di Indonesia telah menarik perhatian berbagai kelompok, termasuk polisi di daerah Boiolali.

Untuk mencegah virus ini, yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina, Kepolisian Distrik Boylari mengorganisir rencana Jumat yang sehat di SMA Negeri Pertama Boylari pada Jumat pagi (3 Desember 2020) . Acara yang disebut “Kampanye Cuci Tangan Yang Baik” ini memang dipimpin langsung oleh Kepala Polisi Boyalali AKBP Rachmad Nur Hidayat, didampingi oleh Intan Rachmad, Kepala Kepolisian Distrik Bhayangkari Boyolali.

Program ini dimulai pada pukul 6 pagi di WIB, dan bertujuan untuk membiasakan masyarakat dengan hal-hal baik tentang pentingnya kesehatan dan kehidupan yang sehat.

Baca: Perbarui Corona: Pasien 01 dan 03 telah disembuhkan Covid-19 penulis

Baca: Fakta bahwa pasien aktif Corona meninggal sendirian di Rumah Sakit Moewardi, dan telah berpartisipasi dalam seminar yang diadakan di Bogor– – “Orang terbiasa mencuci tangan, tetapi cara mencuci tangan dengan benar dan benar sering dikatakan oleh Rachmad dalam sebuah pernyataan yang diterima:”

Di sini kami mencoba untuk kembali dan ingat untuk mengikuti 6 langkah pencegahan dan pencegahan penyakit WHO adalah metode dasar untuk mencuci tangan yang benar. “Tribunnews.com .

Rachmad juga menjelaskan kegiatan itu. Dia berkata:” Ini adalah cara untuk mencegah penyebaran coronavirus. “

Kita tahu bahwa program Jumat Agung juga melibatkan banyak sekolah, termasuk taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan masyarakat di daerah Boiolali.