TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG – Kerinduan karena perempuan meninggalkan pekerja migran di Malaysia, orang-orang canggung atau calo untuk membeli dan menjual ternak di Tulungagung, Jawa Timur, saya mengalahkan yang lain. -.

Sebagai hasil dari operasi, SA (40) adalah seorang warga Desa Jabon di Kabupaten Kalidawir dan ditangkap oleh polisi karena dicurigai menyerang anak-anak. – Pelantikan bukan hanya untuk anak-anak, sapi itu menyerang lima gadis kecil. — “Kami mengidentifikasi dan mengidentifikasi orang yang relevan (SA) sebagai tersangka,” kata Ipda Bambang Kurniawan, kepala Departemen Investigasi Kriminal dari Departemen Kepolisian Kalidawir, mewakili Kepala Polisi AKP Santoso.

Baca: Tingkat Kencan

BACA: Rencana kartu kerja pemerintah yang dipercepat

BACA: Harry Maguire merasa aman dan kembali ke Manchester United untuk berlatih

Korban pertama yang diketahui adalah nama samaran Melati ( Melati), seorang gadis keturunan 15 tahun direorganisasi dari jalan Ngunut.

Pada awal S, ayah Jasmine belajar dari teman-temannya apakah putranya sering bermain di SA.

S mulai khawatir karena SA ditinggalkan oleh istrinya yang bekerja di luar negeri.

S bertanya S setelah kembali ke putranya dari SA, Senin (18/5/2020). Di S Street, Melati mengakui bahwa ia sering pergi ke rumah SA karena ia dijamin akan menerima tunjangan hidup bulanan sebesar Rp450.000.