Slavic TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial Kabupaten Tegal telah mempercepat proses pengalokasian dana bantuan sosial kepada 73.824 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tegal. Jumat lalu (27/3/2020) saya telah membayar Rp 200.000 per KPM melalui transfer bank di bulan Maret.

Nurhayati, kepala pelayanan sosial di Kabupaten Tegal, mengatakan kemarin (29/3/2020) bahwa dana bantuan makanan non-tunai juga telah habis, dan keluarga miskin penerima manfaat telah membeli 60 kotak surat elektronik dan 64 agen BNI. Bahan makanan didistribusikan di 18 jalan di Kabupaten Tegal. Nurhayati mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diterima di Tribunjateng.com, Senin (30/3/2020): “Kartu merah putih adalah mata uang elektronik BNI.” — Baca: Di awal minggu ini, Anta Harga emas Antam naik sedikit menjadi Rp 926.000 per gram – Baca: Amati jarak sosial, PSI melakukan wawancara online dengan Walikota Surabaya dan 3 broker potensial – dengan Rp. Setiap keluarga dapat membeli 200.000 paket makanan dari toko kelontong setiap bulan – hingga 12 kilogram beras dapat memenuhi kebutuhan karbohidrat, telur, ikan atau ayam dapat memenuhi kebutuhan protein hewani, tahu, kacang dan protein nabati juga tersedia, vitamin dan mineral dibutuhkan, vitamin dan mineral dibutuhkan Buah bahan.

Nurhayati mengatakan bahwa untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona melalui kontak fisik, ia juga mengatur waktu distribusi sehingga setiap kios tidak lagi memiliki antrian atau kepadatan penduduk. Dia mengatakan: “Kami telah menetapkan jadwal distribusi sehingga warga tidak akan berbaris di lapangan. Kami bahkan mengangkut ke rumah-rumah KPM untuk mendukung pelaksanaan jarak sosial.”

Selain itu, setiap stan yang bekerja sama dengan agen layanan sosial harus menyediakan fasilitas untuk mencuci tangan dengan sabun dan air keran.

“Patuh” Kami merekomendasikan agar pemerintah menerapkan perjanjian sanitasi untuk meningkatkan kesadaran dan meningkatkan kesadaran, tambahnya. “(DTA)

Terima paket bantuan