Surabaya TRIBUNNEWS.COM-Surabaya, Polrestabes, Jawa Timur mengungkap pembunuhan seorang wanita di sebuah apartemen di Surabaya. -Dari penyelidikan polisi, fakta-fakta dari kasus pembunuhan ini adalah:

Aktor mengganggu para korban Inca untuk layanan kencan

Kepala polisi dan komisaris polisi Surabaya Sandi Nugroho (Sandi Nugroho) mengatakan bahwa pelaku dan korban berkencan – tersangka mengaku membunuh korban karena ia tidak bahagia, korban tidak menepati janjinya dan melecehkannya. Sandi mengatakan dalam konferensi pers online, Kamis (23/4/2020) siang: “Penyerang hanya mengenal korban melalui akun sosial MiChat pada Rabu sore.” – Sebuah kesepakatan dicapai melalui media sosial, menyetujui bahwa korban akan membayar 500.000 rupee Harga menyediakan dua layanan.

“Tetapi, menurut penulis, korban melanggar janjinya dan menolak untuk berkencan kedua kalinya,” kata Sandy.