Haulussy Ambon (55 tahun), seorang pejabat di Tribunnews.com-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Amsterdam, meninggal setelah paparan pada Covid-19 pada Kamis (7/2/2020). -DS meninggal di rumahnya di distrik Baguala. Dia dimakamkan dalam perjanjian kesehatan di TPU Ambon Hannus sore ini.

Maluku Covid-19 Kepala Satuan Tugas Akselerasi Harian Kasrul Selang mengonfirmasi bahwa Kompas.com mengonfirmasi bahwa almarhum positif dan telah dikonfirmasi sebagai korona. Kasrull mengatakan pada hari Rabu: “Almarhum meninggal di rumah pada pukul 02:00 waktu Eropa Tengah pada hari Kamis, dan kemudian ia dibawa ke rumah sakit regional.”

Tubuh DS dibawa ke rumah sakit regional Haulussy Ambon, dipindahkan oleh tim medis.

Baca: Berkontribusi pada kesehatan Wakil Presiden MPR BPJS Indonesia lagi meningkatkan: memperbaiki tata kelola BPJS tanpa menekan populasi

Baca: Survei Jetro: Perusahaan-perusahaan Jepang di Indonesia menuntut pemerintah untuk mengurangi pajak perusahaan

Baca: Daftar tambahan Corona di 5 provinsi di Indonesia berisi sebagian besar kasus, provinsi sekunder

Hasil setelah tes dilakukan dengan menggunakan metode DS dari rapid molecular test (TCM), dan hasil tesnya positif. mahkota. Dia mengatakan: “Tes usap dilakukan dengan menggunakan metode pengobatan Tiongkok dan hasilnya positif.” — Prosa almarhum dilakukan sesuai dengan Covid-19 Preventive Health Protocol, disertai dengan seorang ulama yang ditunjuk langsung oleh kantor regional Departemen Agama. .

“Bantuan dari pendeta membuat semuanya berjalan lancar,” katanya. Bersama dengan para korban kematian, jumlah pasien korona-positif yang meninggal di kota Ambon pada hari Kamis (7 Februari 2020) meningkat menjadi 13. -Sampai saat ini, total 338 pasien masih menerima perawatan di Kota Ambon dan 171 telah pulih. (Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty) -Artikel ini dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul Rumah Sakit Ambon yang meninggal karena paparan korona secara resmi meninggal dunia