Tribunnews.com melaporkan Theresia Felisiani

Tribunnews.com, Jakarta-Departemen Kepolisian Pusat Rembang Gunem di Jawa Tengah tidak lagi dilayani oleh Iptu SY. Bangunrejo di Rembang menewaskan dua penumpang.

Baca: Seorang saksi ahli menyebutkan alat penyiram novel Baswedan tanpa penyakit sosial dan mental.

Sekarang, Iptu SY dilindungi oleh Propam dari Kepolisian Daerah Jawa Tengah. Mobilnya diserahkan ke departemen lalu lintas kepolisian Rembang.

Inspektur Jenderal Polisi Daerah Jawa Tengah Ahmad Luthfi (Ahmad Luthfi) mengatakan bahwa Propam Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah menenangkan salah satu bawahannya.

Iptu SY .

“Saya menggantikannya (Kepala Polisi)”, kata Lutfi saat dikonfirmasi, Kamis (25/5/2020). Propaganda kepolisian daerah berfokus pada memeriksa kecurigaan Iptu Sy bahwa ia mabuk saat mengemudi dalam kecelakaan pada Senin malam (25/5/2020) – bahkan menurut Lutfi, bukan tidak mungkin bagi Iptu SY untuk menjalani tes urin untuk mengetahui apakah ia mabuk saat mengemudi “Kami sedang menunggu hasilnya.” Sekarang ia masih menanyai personel terkait, “tambahnya.

Kami tahu bahwa mobil yang dikendarai oleh Iptu Sy menabrak sebuah rumah di Desan Bangunrejo di Lembang dan tewas. Dua warga. “Membaca: Polisi sudah mengikuti keberadaan warga lain, mereka memasang video serupa Syur Syahrini

Seperti yang kita semua tahu, kedua korban adalah nenek dan cucunya, mereka baru berusia tiga tahun.