TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO-Mas’ud Andy Wiratama (23) merencanakan perencana pembunuhan Vina Aisyah Pratiwi (20) yang direncanakan dan menjanjikan uang kepada temannya Rifat Rizatur Rizan (20).

Mas’ud menjanjikan uang kepada Rifat. Jika ia berhasil mengumpulkan 40 juta rupee dari Vina Aisyah Pratiwi.

Keduanya sepakat untuk merencanakan tindakan dan berbagi hutang atau menjual properti korban. -Ini adalah ketika dua penulis menyalin insiden yang ditahan oleh polisi kabupaten Mojokerto, Rabu (8 Agustus 2020).

Tapi selama eksekusi 35 adegan berulang, Mas’ud tidak menyebutkan jumlah uang yang akan diterima Rifat jika dia berhasil memulihkan hutang Vina.

Baca: Kasus mayat ditemukan di Pasic: Pelaku tetangga, tentang hutang dan hutang

Namun, rencana dividen itu disebabkan oleh seorang pemuda di Desa Banyan, Pamotan, Kecamatan Porong, Kecamatan Polong, Kabupaten Sinaarjo Wanita) tidak mampu membayar hutang kepada Masood dan dibatalkan. — Akhirnya, pembunuhan itu terjadi. Sepeda motor dan ponsel korban. Menurut rencana, properti korban akan dijual dan uang akan dibagi. Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldhy Hangga Putra mengatakan pada hari Rabu 2020: “Tersangka Mas’ud berjanji untuk menyumbang kepada Rifat jika ia berhasil menerima hutang para korban.” Baca: 2 orang muda membunuh seorang anak berusia 20 tahun. Gadis itu sedang duduk di mobil: karena hutang, tubuh gila di Pace Canyon-ia mengumumkan bahwa tersangka tidak memulihkan hutang, menyebabkan penganiayaan dan kematian.