TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov) akan menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di Bandung Raya.

Ketentuan PSBB ini akan berlaku selama 14 hari mulai besok (Rabu) (22/4/2020).

Implementasi PSBB adalah untuk mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19 di Bandung.

Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa PSBB Bandung akan diuji seluas mungkin dengan implementasi skala besar.

Itu disampaikan dalam video yang diunggah ke saluran YouTube tvOneNews, Rabu (20/4/2020).

Baca: Ini adalah kata-kata Karni Ilyas tentang PSBB Jakarta, nasib warga miskin: Tidak ada dalam seminggu

– Baca: Anggota DPRD DKI mempertanyakan validitas PSBB Jakarta

Baca: Banyak tidak Orang dengan gejala virus korona menyerukan waktu PSBB nasional

akan berada di Bandung, termasuk Kota Bandung, Kota Cima, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sumitang. Melaksanakan pengujian skala besar di berbagai daerah.

“P” Implementasi PSBB di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sibandu, Cimahi dan Sumeitang akan disertai dengan banyak Hari Natal, Ridwan Kamil menjelaskan. -Ridwan Kamil juga mengatakan bahwa disiplin sipil adalah kunci keberhasilan PSBB Bandung. Dia mengatakan: “Tujuan dari PSBB ini adalah untuk memberikan ruang disiplin untuk area tersebut, dan untuk melakukan pengawasan dan pengujian.”

Nicknamed Emil (Emil) mengatakan bahwa pengujian kualitas dilakukan untuk menemukan mereka yang terinfeksi virus korona. Warga