Bandar Lampung TRIBUNNEWS.COM – Gugus Tugas Trident (Penjaga Pantai) (IDNCG) Republik Indonesia menyita 107 ton minyak ilegal di dekat Pulau Kang Dong di Lampung Selatan pada Kamis (5/3/2020). — – Minyak ilegal dikirim oleh saudara kandung Empat SPOB 01.

Setelah diperbaiki, kapal memindahkan minyak ke kapal TB S 36 di sekitar Pulau Kangdong.

Diyakini bahwa minyak tersebut berasal dari pengeboran ilegal di Palembang. Operasi Maritim Kasubdit Bakamla RI (Garopsla) menjelaskan kepada Kolonel Bakamla Imam Hidayat bahwa selama patroli rutin KB Belam Bakamla 406 Kamis lalu, ia menemukan bahwa saudara-saudara SPOB 4 sedang mentransfer minyak di Laut Lampung. Membaca: Seorang siswa sekolah menengah membunuh seorang anak laki-laki berusia 6 tahun dan menulis Curhatan dalam bahasa Inggris Polisi: Anak ini sangat cerdas

Membaca: Karakteristik dan pengenalan pola infeksi coronavirus dapat berhubungan dekat sampai hari ke-5 – kesulitan bernapas – –Kru kemudian memeriksa kapal.

Ada 17 anggota kru yang tidak dapat menunjukkan surat persetujuan sporty lokal (SPOG) dari Kesyahbandaran. minyak. “Imam Hidayat (6) mengatakan Jumat. / 3/2020) .- Sebanyak 107 ton minyak ilegal termasuk 100 ton minyak bakar laut (MFO) atau disebut minyak mentah / minyak mentah dan 7 ton Diesel kecepatan tinggi (HSD). Anda segera memperbaikinya.