TRIBUNNEWS.COM-Seorang pria dari Caro di Sumatra utara harus berurusan dengan polisi setelah membunuh istrinya.

Seorang pria bernama Faoza Tulo Hia memanggil Rizal (25) untuk menganiaya istrinya sampai kematiannya. Penduduk desa kecil Jumanjulu juga harus bertanggung jawab atas desa Merdeka di kabupaten Merdeka.

Kita tahu bahwa agresor dapat mengambil tindakan karena cemburu. -Agresor menyebutkan apakah istrinya sering keluar di malam hari. -Pada waktu itu, penulis diinterogasi oleh korban sampai dia dianiaya.

Kanit IV Satreskrim Polres Tanah Karo Ipda Codet Tarigan mengatakan tersangka pelaku tidak bisa menghentikan emosinya. Kenapa dia (korban) sering keluar malam hari. Setelah pertengkaran, agresor segera mengikat korban, “kata Tribet Medan mengutip perkataan bahwa pada hari Selasa 7/7 / 2020.-Penulis penyalahgunaan korban benar-benar cukup sadis bagi korban. .

Halaman selanjutnya