Kontributor dari TribunAmbon.com melaporkan bahwa Fandy

TRIBUNNEWS.COM-Pengemudi transportasi yang melintasi Pulau Seram harus memiliki keberanian yang lebih besar.

Karena mereka harus melawan sungai cepat dengan kedalaman air yang tidak menentu. Hadapi hampir setiap hari.

Seperti siang ini, (Kamis / 02/04/04), ketika TribunAmbon.com mencapai Sungai Wapru di persimpangan Maluku dan Ream East di Kabupaten ini. Sejak siang ini, hujan telah menyapu gunung-gunung, sungai menjadi cepat, dan warna air telah berubah menjadi coklat.

Pada waktu itu, hanya dua kendaraan Trans-Seram yang ingin membawa penumpang ke sejumlah desa di lingkungan Siwalalat dan Werinama.

Ketika mencapai pantai dari sungai, sopir transportasi berhenti di tepi sungai.

Lalu, dia keluar dari mobil dan perlahan menyeberangi sungai.

“Itu dalam, tanahnya sangat lunak. Baru saja pergi.” Teriak ke pengemudi lain dan melihat kondisi lintasan. Akan dilewati.